Rabu, 02 September 2015

Tulisan Tengah Malam

  Apa yang kau lakukan jika kau hanya bisa melihat orang yang kau dambakan dari kejauhan, menatap keindahannya dalam diam. Berharap ia menatapmu kembali, memberikan senyumnya yang begitu hangat, ah.. mungkin itu hanya khayalan seorang yang sedang jatuh cinta namun tak punya cukup nyali untuk mengungkapkan.
  
  Hanya itu yang dapat dilakukan olehnya, setelah waktu berlalu orang itu hanya dapat mengeluh "Mengapa aku tak punya nyali untuk menyapanya?". Mungkin kau sedang merasakan apa yang orang itu rasakan. Berat memang, membayangkannya saja serasa mustahil. Sang pendamba pun larut dalam diamnya, memulai pembicaraan monolog dalam keramaian. "Apa yang kuharapkan? Mana mungkin aku yang seperti ini bisa mendapat perhatian darinya.". Oh wahai sang pendamba, andaikan kau beranikan diri, setidaknya ia dapat mengetahui kehadiranmu bukan?
  
  Memang tak mudah, segala sesuatu yang kau lakukan pasti akan ada akibatnya, mungkin ia takut diacuhkan lalu khayalannya berubah menjadi mimpi buruk. Melihat sesorang yang ia inginkan menjauh. Mungkin ia benar, jika memang belum ada keberanian sebaiknya jangan dipaksakan, jika dengan cara itu ia bisa bahagia mengapa kita harus memaksanya untuk melakukan hal yang ia tidak inginkan?

P.S : It's been 2 week, gue harus bisa benerin pola tidur gue.